Rabu, 30 Desember 2015

PUISI BENGAWAN SOLO

PUISI
BENGAWAN SOLO
Namamu tak seindah dulu
Badanmu berliku-liku
Penuh buangan kayu
Membuat air ngambek tak melaju
          Bengawan sola
          Ceritamu lain dengan sekarang
          Dulu dirimu terkenang dalam tembang
          Yang didendangkan Pak Gesang
Bengawan Solo
Tiada lagi perahu bersamamu
Warna dirimu pun kian kelabu
Membuat dirimu tak seindah dulu.          
                        Wiwied.

Kamis, 10 Desember 2015

Puisi Perahu Kertas

Waktu masih kanak-kanak kau membuat perahu
      kertas  dan kau layarkan di tepi kali; alirnya
      sangat tenang, dan perahumu bergoyang
      menuju lautan
"Ia akan singgah di bandar-bandar besar", kata
      seorang lelaki tua. Kau sangat gembira, pulang dengan
      berbagai gambar warna-warni di kepala.
      Sejak itu kau pun menunggu kalau-kalau ada
      kabar dari perahu yang tak pernah lepas dari
      rindumu itu.

Akhirnya kau dengar juga pesan si tua itu. Nuh,
      "Telah kupergunakan perahumu itu dalam
      sebuah banjir besar dan kini terdampar disebuah bukit".
                                              (Sapardji Djoko Damono)

Senin, 23 November 2015

Puisi Pahlawanku

Pahlawanku

Pahlawanku
Kau berjuang untuk bangsaku
Kau serahkan jiwa ragamu
Kau serahkan seluruh waktumu

Pahlawanku
Kami selalu mendoakanmu
Kami terus mengenangmu
Untuk segala jasa-jasamu

Contoh Puisi Anak SD/MI

Puisi ini berjudul KERETA API

KERETA API
jes jes keretaku
kereta ekspres gaya baru 
kalau berjalan amat laju
hadiah dari bapak ibu

majulah keretaku
bawa aku bersamamu
melihat gunung biru
sungguh senang hatiku

Contoh Puisi Untuk Anak SD Kelas 2

Berikut saya postingkan contoh puisi untuk anak SD/MI kelas 2

BONEKAKU

bonekaku yang cantik
indah nian bentukmu
terbuat dari kain yang halus
bonekaku yang lucu
selalu tersenyum setiap waktu
sambil menatap wajahku
kan selalu dihatiku

Minggu, 11 Oktober 2015

Anak Laut

Sekali ia pergi tiada bertopi
ke pantai landasan matahari
Dan bermimpi tengah hari
Akan negeri di jauhan

Pair dan air seakan
Bercampur. Awan
tidak menutup
mata dan hatinya rindu
melihat laut terbentang biru

Selasa, 01 September 2015

Puisi Untuk Ayah Bunda

Aku adalah secarik kertas
Aku putih
Aku hitam
Aku biru
Aku hijau
Aku Orange
Aku berganti warna
Hanya bagaimana kau mewarnaiku
Aku membentuk diri sebagaimana aku merekammu
Kau keras, aku mampu lebih keras melebihimu
Kau memaki, aku menyumpah
Kau geram, aku menggeram, aku semakin tidak peduli

Senin, 17 Agustus 2015

Tembang Dahaga

air mata langit yang menetes perlahan
menghindar dari mulut bunga
dengan setia dijatuhinya sebongkah batu
hingga tertulis prasasti
sejak kapan dimulai gelisah

lantaran apa bunga mengidap rasa dahaga
sedang cuaca tak pernah dusta?
Bunga meludah dan terus meludah
sampai langit sempurna merahnya

Puisi Karya Chairil Anwar Yang Berjudul "Aku"

Aku
Kalau sampai waktuku
'Ku mau tak seorang 'kan merayu
Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang
Dari kumpulannya yang terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang